Akhirnya, Solus Putuskan untuk Dukung Paket Snap

Solus merupakan distro yang relatif baru dan termasuk distro yang sedang menonjol, tak hanya di Indonesia, tetapi juga dunia.

Solus

Sebagai distribusi GNU/Linux, tentu saja ia memiliki manajer paket dan repositori sendiri. Paket-paketnya pun hasil build sendiri karena Solus merupakan distro independen, bukan turunan dari distro apapun. Namun, bagi yang terbiasa menggunakan distro dengan paket aplikasi bejibun seperti Ubuntu, Solus terasa miskin paket. Jadi, cukup menyusahkan kalau pengguna ingin menggunakan paket aplikasi yang belum tersedia di repositori.

Tatkala panas-panasnya “perang” Flatpak vs Snap, Ikey Doherty selaku pimpinan pengembang Solus sempat mempertimbangkan untuk memakai Flatpak sebagai solusi aplikasi pihak ketiga. Tak ada kabar lanjutan dari Solus apakah mereka benar-benar mengimplementasikan dukungan Flatpak setelah itu.

Kemarin ada kabar terbaru dari Ikey Doherty, Solus benar-benar akan mendukung aplikasi pihak ketiga dengan lebih baik, bukan menggunakan Flatpak tetapi menggunakan Snap. Hal ini telah dikonfirmasi sendiri oleh Doherty lewat forum snapcraft.io.

Solus akan memaketkan snapd dan perkakas yang berkaitan ke repositori Solus. “[..] dan akan resmi mendukungnya (Snap -pen) secepatnya,” ungkap Doherty.

Kemungkinan, proses implementasi ini akan memakan waktu cukup lama sebelum para penggunaya dapat menjalankan dan membangun aplikasi berbasis snap di Solus, mengingat masih ada masalah implementasi libseccomp dan AppArmor meskipun perintah snap install sudah mampu berjalan baik.

Bagikan:

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...