Berbasiskan Debian Stretch, Raspberry Pi Rilis Pembaruan Raspbian

Cukup banyak proyek-proyek FLOSS yang meluncurkan pembaruan di awal bulan Desember ini, dan salah satu yang layak untuk disampaikan adalah distribusi GNU/Linux dari proyek Raspberry Pi: Raspbian. Yak, awal bulan ini, pengembang meluncurkan pembaruan untuk Raspbian sekaligus Raspbian untuk x86.

Rasbian
Gambar 1. Raspbian (raspberrypi.org)

“Melihat bagaimana orang-orang sangat tertarik dengan versi x86, kami memutuskan untuk terus merilisnya bersamaan dengan Raspbian, dengan tujuan utama meluncurkan keduanya (versi PC dan Mac) secara simultan,” tulis Simon Long dari Raspberry Pi kemarin.

Di peluncuran ini, distribusi Raspbian sudah sepenuhnya dimutakhirkan dari Jessie ke basis Debian Stretch. “.. kami telah selesai memorta (port) semua kode kustom di Raspbian Stretch ke Debian, dan ini dia rilis Debian Stretch pertama dari Raspberry Pi Desktop untuk PC atau Mac Anda sudah tersedia mulai hari ini (1/12).”

Sistem Raspbian dengan Debian Stretch (Raspbian x86) relatif sama. Bedanya, di Raspbian kita dapat menemukan beberapa aplikasi seperti Mathematica yang tidak ditemukan di versi Debian Stretch (Raspbian x86).

Pembaruan Raspbian Stretch

Selain dimutakhirkan ke basis sistem Debian Stretch, Raspbian membenamkan pembaruan manajer berkas PCManFM. Aplikasi ini sekarang memiliki mode cut-down. Apa itu mode cut-down? Pengembang telah memindahkan beberapa menu yang dirasa “tidak begitu penting” ke bagian Preferences. Selain itu, sidebar hanya menampilkan sistem berkas dalam bentuk hirarki. PCManFM di Raspbian jadi lebih terlihat simpel, tetapi tetap fungsional.

Di samping itu, pengembang juga telah memperbarui bagian toolbar dan ikon sehingga lebih seragam dengan sistem Raspbian, mempermudah penggantian nama (rename) berkas, dan menghapus opsi antarmuka berbentuk tab.

Jika Anda tidak menyukai perubahan di atas dan lebih memilih manajer berkas gaya lama, Anda dapat menonaktifkan lewat menu Preferences → dialog Layot → Display simplified user interface and menus.

Fitur baru lain yang diperkenalkan di rilis ini adalah indikator baterai (khususnya untuk versi PC), perkakas PiServer yang mengizinkan pengguna mengatur sistem operasi (termasuk Raspbian) dan kemudian membagikannya ke klien Pi yang terhubung dalam satu jaringan, serta aplikasi baru yang memperkenankan pengguna menggunakan pin GPIO dari Pi Zero yang terhubung lewat USB ke aplikasi PC menggunakan Scratch atau Python.

Bagi Anda yang ingin memperbarui distribusi Raspbian ke rilis ini, silakan jalankan perintah:

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get dist-upgrade

Untuk memperbarui Raspbian x86 yang sebelumnya berbasis Jessie ke Scretch agak sedikit “repot”, Anda harus mengubah kata jessie ke stretch dalam /etc/apt/sources.list dan /etc/apt/sources.list.d/raspi.list, kemudian jalankan:

$ sudo apt-get update
$ sudo dpkg --force-depends -r libwebkitgtk-3.0-common
$ sudo apt-get -f install
$ sudo apt-get dist-upgrade
$ sudo apt-get install python3-thonny
$ sudo apt-get install sonic-pi=2.10.0~repack-rpt1+2
$ sudo apt-get install piserver
$ sudo apt-get install usbbootgui

Simak laman ini untuk lebih lengkapnya.

Namun, jika Anda ingin mengunduh citra ISO-nya, silakan rujuk laman www.raspberrypi.org/downloads/.

Bagikan:

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...