Debian 9 Stretch Hadir, Didedikasikan untuk Kematian Ian Murdock

Debian

Hari Sabtu, 17 Juni 2017, waktu setempat, proyek Debian meluncurkan Debian 9 Stretch. Akhirnya!

Debian 9 dikembangkan selama dua tahun lebih yang diawali dengan pengumuman nama kode “Stretch” bulan April 2015 yang dilanjutkan dengan rilis Debian 9 Alpha pertama dan kehadiran versi pra-rilis berikutnya.

“Setelah 26 bulan pengembangan, proyek Debian dengan bangga mempersembahkan versi stabil baru 9 (nama kode ‘Stretch’), yang akan didukung hingga 5 tahun kedepan, terima kasih atas kerjasama tim Debian Security dan tim Debian Long Term Support,” kata pengembang dalam sebuah pengumuman.

Peluncuran Debian 9 Stretch pun sangat unik dan spesial lantaran ia didedikasikan untuk kematian sang pendiri proyek, Ian Murdock, 28 Desember 2015 yang lalu.

Dalam sebuah berkas .txt khusus tertulis, “kesuksesan Debian adalah bukti dari visi Ian. Ia telah memberikan inspirasi ke banyak orang di seluruh dunia untuk mengontribuskan waktu senggang dan keahlian mereka. Lebih dari 350 distribusi (GNU/Linux) merupakan turunan Debian. Oleh karena itu, kami mendedikasikan Debian 9 ‘stretch’ kepada Ian.”

Yang spesial di Debian 9 Stretch

“Spesial” mungkin merupakan hal berlebihan, namun pembaruan yang hadir setelah dua tahun tentu hal yang spesial bukan? 😉

Debian 9 Stretch merupakan versi Debian pertama yang membenamkan RDBMS (Relational Database Management System) MariaDB sebagai pengganti MySQL. MariaDB yang dibundel adalah versi 10.1. MariaDB merupakan hasil fork MySQL setelah RDBMS populer ini diakuisisi oleh Oracle Corporation. MariaDB dikelola sepenuhnya oleh komunitas.

Seperti yang pernah di bahas sebelumnya (sini dan sini), Debian 9 Stretch kembali mengubah merek Iceweasel menjadi Firefox dan Icedove menjadi Thunderbird. Memanfaatkan logind, Debian kini juga mampu menjalankan X tanpa menggunakan hak akses root.

Rilis baru Debian bernama kode karakter gurita di Toy Story ini pun telah sukses membenamkan 90% paket yang mendukung Reproducible Builds. Selain itu, paket GnuPG yang ia bawa secara default adalah GnuPG 2, dengan tetap menyediakan GnuPG lawas dengan nama binary gnupg1. Pada firmware, Debian 9 membawa dukungan UEFI dengan lebih baik, terutama pada berkas citra Debian live-nya.

Di samping itu, Debian 9 Stretch membawa kernel Linux 4.9, GCC 6.3, Firefox-esr 45.9, Chromium 59.0.3071.86, GIMP 2.8.18, desktop environment GNOME 3.22, KDE Plasma 5.8 yang berdiri di atas KDE Frameworks 5.28, KDE Applications 16.08 dan 16.04, MATE 1.16, Xfce 4.12, systemd 232, LibreOffice 5.2, dll.

Jika Anda adalah pengguna Debian 8 Jessie, Anda bisa memutakhirkannya ke Debian 9 dengan manajer paket apt-get. Cara detail dapat dibaca di panduan instalasi. Atau Anda juga melakukan instal ulang (fresh install) dengan mengunduh berkas ISO-nya lewat debian.org.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...