Distro Tails Hapus Dukungan 32-bit di Versi 3.0

Tails

Semakin banyak aplikasi maupun distro GNU/Linux yang berniat membunuh dukungan 32-bit.

Yang belum lama ini mendeklarasikan “matinya” 32-bit adalah Arch Linux. Dan kemudian disusul oleh Tails, distro Live berbasis Debian yang fokus menjaga privasi para penggunanya.

Saat ini Tails telah menginjak versi 2.10. Di versi mayor mendatang, Tails 3.0 tidak akan lagi mendukung arsitektur 32-bit.

Pengembang mengungkapkan, “Tails 3.0 akan membutuhkan prosesor yang kompatibel dengan x86-64 64-bit. Berlawanan dengan versi lawas Tails, ia tidak akan berjalan di prosesor 32-bit. Kami telah menunggunya selama bertahun-tahun sampai kami merasa bahwa ini saatnya untuk melakukan peralihan ini. Jelas, ini adalah langkah berat yang kami lakukan.”

Semua perangkat keras yang dirilis satu dekade terakhir pasti mendukung arsitektur 64-bit, ini merupakan fakta yang menyebabkan pangsa pasar Tails 32-bit terus menurun beberapa tahun terakhir. Puncaknya awal tahun 2016 hanya 4% pengguna Tails yang menggunakan versi 32-bit.

Menurut pengembang, selain menjamin keberlanjutan proyek, peralihan ke 64-bit ini juga akan semakin menjamin keamanan pengguna. Sistem akan lebih aman dari eksploit celah keamanan dengan fitur ASLR (Address Space Layout Randomization) dan NX bit.

Tails 3.0 akan meluncur 13 Juni 2017. Setelah itu, pengguna tidak akan lagi bisa menggunakan Tails di komputer 32-bit. Jika Anda masih memiliki komputer 32-bit dan ingin terus memanfaatkannya, Anda dapat menyimpan berkas ISO Tails 2.x yang sewaktu-waktu bisa Anda gunakan.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...