Dukungan Client Wayland pada Mir Terus Digarap, Menuju Versi 1.0

Menyusul rencana penerapan dukungan client Wayland pada Mir, 7 September kemarin Christopher James Halse Rogers berhasil mengimplementasikan kode untuk menjalankan es2gears_wayland, komponen dukungan input di client Wayland pada Mir.

dokumen Mir
Figure 1. Dokumen rencana pengembangan Mir 1 sebelum Canonical menghentikannya

Sedikit kilas balik, meskipun Canonical resmi “menutup” pengembangan Mir, display server ini sesungguhnya tidak benar-benar mati, Canonical tetap mengembangkannya guna mendukung lingkungan IoT yang masih memanfaatkan Mir. Bedanya, pengembangan Mir tidak sevisioner dulu saat perusahaan di balik Ubuntu tersebut menggebu-gebu dengan proyek Unity8-nya.

Semakin populernya Wayland membuat pengembang Mir ingin menerapkan client Wayland di perangkat lunak tersebut. Mengenai hal tersebut, Allan Griffiths menuliskan, “yang kami lakukan adalah mengajar pustaka server Mir untuk berbicara (dengan bahasa) Wayland sebagai (fitur) tambahan protokol client-server original-nya.” Seperti saat saya diajar bahasa Inggris tetapi tetap lancar berbahasa Indonesia.

Dari keterangan Griffiths di atas, ini berarti selain bisa menjalankan client Mir, Mir juga dapat menjalan client Wayland.

Wayland didukung secara langsung pada server Mir, lanjut Griffiths, ia tidak membutuhkan penerjemah satu pun. Saat ini ia baru paham bahasa dasar Wayland seperti bahasa untuk merender konten maupun meng-composite jendela.

Dukungan client Wayland perdana akan hadir di Mir 1.0, meski mungkin belum mendukung secara total. Jika Anda suka bereksperimen, Anda bisa menjajal Mir dengan memasang PPA Mir Staging seperti yang disebutkan Griffiths di tautan ini.

Bagikan:

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...