Endless Perkenalkan Endless Ambassadors Indonesia Generasi Pertama

Pertengahan bulan September, Endless, organisasi di balik Endless OS, membuka program Endless Ambassador guna menarik lebih banyak pengguna dan menguatkan komunitas. Langkah keren bagi sebuah organisasi yang produknya memang masih terasa asing di dunia, bumi Indonesia khususnya.

Sejak saat itu, tim Endless sibuk mengunjungi Indonesia, pasar baru Endless OS, untuk bertemu dengan komunitas lokal dan membahas hal-hal yang berhubungan dengan GNU/Linux, termasuk penyebarannya di masyarakat.

Kembali sebentar, pada tanggal 25 Oktober lalu, kami berkesempatan menjadi salah satu yang beruntung bertemu secara santai dengan pendiri Endless, Nuritzi Sanchez (terima kasih Rania!) yang saat itu diperkenalkan oleh salah satu anggota GNOME Foundation dan Endless Ambassadors, Siska Iskandar. Terima kasih mbak Nuritzi dan mbak Siska! Dari pos Siska, ini merupakan (salah satu) agenda peluncuran program Endless Ambassadors yang dimaksud.

EndlessOS

(Ini bukan para Ambassadors, kecuali mbak Siska kerudung merah jambu, merekalah yang beruntung bertemu dengan Nuritzi Sanchez [Rania Amina])

Beberapa waktu kemudian, Manajer Komunikasi Endless Michael Hall mencuitkan sebuah gambar dengan tulisan Endless Ambasadors Indonesia! yang menampilkan enam Endless Ambassadors bersama tim Endless. Jadi, siapa saja mereka?

Endless Ambassadors Indonesia pertama

Beberapa jam lalu Michael Hall mengumumkan secara resmi siapa saja yang masuk menjadi Endless Ambassadors Indonesia generasi pertama, yang sebagian besarnya mungkin Anda sudah tidak asing lagi, yakni,

  • Dee

  • Ahmad Haris

  • Kukuh Syafaat

  • Syah Dwi Prihatmoko

  • Sendy Aditya Suryana

  • Siska Iskandar

Butuh bantuan menggunakan Endless OS?

Kami yakin masih banyak orang-orang yang penasaran dengan Endless OS. Sebagai pembuka, silakan simak artikel yang sempat kami tulis sebelumnya.

Jika Ada pertanyaan teknis, silakan kunjungi forum komunitas Endless Indonesia, dan silakan bergabung dengan grup Endlessnesia di Facebook.

Memfavoritkan platform perpesanan? Ada juga,

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...