GNOME Pertimbangkan Ganti Infrastruktur Pengembangan dengan GitLab

Bertahun-tahun pengembangan, proyek GNOME menggunakan Bugzilla dan Cgit sebagai infrastrukturnya, tetapi itu berbanding lurus dengan rasa frustasi para pengembang yang menganggap platform tersebut menyusahkan. “(Bugzilla memiliki) masalah kegunaan, peninjauan kode yang menyakitkan, dan ia ketinggalan jauh dengan platform pengembangan modern lainnya,” ujar pengembang.

Untuk memperbaiki hal itu, Allan Day, pengembang GNOME, mengirim proposal untuk mengganti platform pengembangan dengan GitLab. Dirinya yakin, GitLab dapat meningkatkan alur kerja dan produktifitas pengembang.

“[..] kami menyarankan GNOME untuk membangun instance GitLab sendiri,sebagai pengganti Bugzilla dan cgit,” ujar Allan Day via mailing list. “Kami percaya GitLab adalah pilihan tepat untuk GNOME, dan kami tak sabar melihat GNOME memodernkan pengalaman pengembang dengannya. Ia akan menyediakan perkakas yang sangat efektif, dan lingkungan yang lebih mudah untuk pendatang baru, dan menyediakan kesempatan yang lebih untuk meningkatkan cara kita bekerja.”

Tentang proposal dari Allan Day silakan rujuk tautan ini. Sedangkan hasil evaluasi pengembang seputar infrastruktur pengembangan dapat disimak di laman wiki GNOME.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...