Hampir 7 Tahun Dikembangkan Sebagai Proyek Mandiri, QupZilla Bergabung dengan Proyek KDE

Peramban QupZilla resmi bergabung dengan proyek KDE. QupZilla merupakan peramban bebas/merdeka dan open-source berbasis Qt WebEngine yang dibangun oleh David Rosca sejak Desember 2010. Layaknya peramban besar di luar sana, QupZilla tersedia lintas-platform; untuk Windows, macOS, maupun Unix-like (termasuk GNU/Linux).

QupZilla

Laman QupZilla.com

Apa pengaruhnya bagi pengguna setelah proyek ini berada di bawah payung KDE? Tidak ada. Yang terpengaruh adalah pengembang dan kontributor karena source code, laman pelacakan bug, wiki, dll yang selama ini ada GitHub dipindahkan ke infrastruktur KDE, dan ini bukan berarti aplikasi QupZilla akan membutuhkan pustaka KDE sebagi hard dependency lho ya ..

“Tidak akan ada perubahan pada tujuan proyek — semua platform yang didukung akan terus didukung dan tidak akan ada hard dependency pada pustaka KDE,” kata David Rosca.

Proses pemindahan proyek QupZilla dapat disimak di community.kde.org.

Setelah itu, David Rosca bermaksud mengganti nama peramban ini. Meski kebanyakan perangkat lunak dari KDE berawalan huruf “K”, dia lebih memilih untuk tidak menggunakannya. Jika Anda memiliki ide nama baru QupZilla, silakan berikan komentar di blog Qupzilla.com.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...