Kdenlive 17.08.3 Mampu Tampilkan Ikon Desktop dengan Baik di Wayland

Sabtu (11/11) kemarin tim KDE meluncurkan KDE Applications 17.08.3, rilis termutakhir sekaligus terakhir untuk seri 17.08 sebelum mereka beralih ke 17.12.

Kdenlive
Figure 1. Kdenlive (kdenlive.org)

Dari sekian banyak anggota KDE Applications, Kdenlive kecipratan pembaruan fitur dan perbaikan bug. Kdenlive adalah perangkat lunak editor video bebas/merdeka dan open-source yang memiliki banyak fitur menarik, cocok sebagai pengganti aplikasi proprietari di luar sana.

Seperti rilis sebelumnya, Kdenlive 17.08.3 merupakan rilis yang hadir ketika para pengembang juga sedang fokus pada proses perefaktoran kode. “Rilis dot terakhir dari seri 17.08 hadir dengan pembenahan minor. Kami terus fokus pada branch perefaktoran dengan proses yang mantap menuju rilis stabil,” kata Farid, pengembang Kdenlive.

Kdenlive 17.08.3 berhasil memperbaiki berkas desktop sehingga ikon mampu tampil dengan baik di atas display server Wayland dan mampu mengurutkan clip zone berdasarkan posisi alih-alih nama. Di samping itu, rilis ini juga menjadikan fitur KCrash pada KDE Framworks 5 sebagai fitur opsional. Khusus untuk Windows, pengembang telah me-revert kemampuan untuk menghentikan sesi KDE ketika jendela aplikasi ditutup dan memperbaiki melt.exe.

Mayoritas distribusi GNU/Linux menyediakan Kdenlive di repositori resmi. Namun, jika Anda tidak sabar ingin mencoba versi terbaru, yang biasanya tidak segera terbit di repositori, Anda dapat mengunduh berkas AppImage-nya melalui laman unduh kdenlive.org.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...