Linux 4.14 Final Diluncurkan, Tingkatkan Batas Dukungan Memori Dll

Dikembangkan selama delapan pekan, Linus Torvalds akhirnya meluncurkan Linux 4.14 final. Kernel Linux 4.14 adalah kernel termutakhir yang dalam proses pengembangannya relatif tenang, meskipun ada beberapa masalah yang menyebabkan Torvalds menerbitkan kandidat rilis tambahan.

Kabar Linux

Jadi ini dia! Rilis anyar yang direncanakan menjadi LTS berikutnya ini akan dipelihara selama 6 tahun, sehingga menjadikannya calon rilis LTS pertama yang memiliki masa dukungan paling lama.

Fitur baru di Linux 4.14

Beberapa fitur baru yang disorot di kernel ini:

  • Batas memori yang lebih besar

    Sekarang arsitektur x86_64 mendukung virtual address space hingga 128 PiB (Pebibyte) dan physical address space hingga 4 PiB dari yang sebelumnya 256 TiB (Tebibyte) untuk virtual address space dan 64 TiB untuk physical address space.

  • Dukungan AMD Secure Memory Encryption

  • Kernel trace yang lebih baik dengan ORC unwinder

  • Dukungan kompresi zstd pada Btrfs dan Squashfs

  • Zero-copy dari memori user ke soket

  • Dukungan manajemen memory yang lebih beragam untuk GPU masa depan

  • Koordinasi cpufreq yang lebih ciamik dengan SMP

Di samping itu, sistem berkas EXT4 juga memperoleh peningkatan dukungan skalabilitas, begitu juga dengan XFS, F2FS, yang membawa pembaruan lain. Kernel 4.14 juga mendapatkan lebih banyak dukungan perangkat ARM, ARM64, dan x86, serta dukungan touchpad untuk perangkat ASUS T100, multitouch untuk Lenovo X1 Tab Gen2, dan lainnya.

Bagi Anda yang ingin membaca pengumuman rilis dari Linus Torvalds silakan kunjungi LKML sedangkan yang ingin membaca catatan perubahan ramah pengguna silakan rujuk tautan ini.

Kernel ini akan menyentuh rilis pemeliharaan pertama, 4.14.1, sebelum tersedia di repositori GNU/Linux yang Anda pakai (tergantung kebijakan distro). Untuk mencobanya sendiri, silakan unduh tarball-nya melalui kernel.org.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...