Mageia 6 Final Diluncurkan, Makin Segar dengan KDE Plasma 5 dan Manajer Paket DNF

Yang segar dari oven. Tim pengembang Mageia akhirnya meluncurkan rilis mayor Mageia 6. Diolah selama dua tahun lebih, Mageia 6 menjadi rilis mayor yang paling lama dikembangkan. Jatuh bangun, masalah internal, dan masalah teknis menjadi suguhan pengembang selama dua tahun ini.

“Seluruh komunitas Mageia sangat bahagia mengumumkan rilis Mageia 6, hasil cemerlang dari siklus rilis terpanjang kami sejauh ini!” Kata Rémi Verschelde mewakili pengembang Mageia. “Ia hadir dengan fitur-fitur yang baru dan menarik, media instalasi baru, dan kegunaan serta stabilitas yang bisa diharapkan dari rilis Mageia.

KDE Plasma 5, DNF, GRUB2, dll

Mageia 6 menghadirkan desktop environment KDE Plasma 5.8.7 LTS sebagai pengganti KDE 4 yang selama ini dipakai oleh Mageia 5 dan 5.1. Lainnya, ada GNOME 3.24.2, Cinnamon 3.2.8, MATE 1.18, LXQt 0.11, dan Xfce 4.12.1. Sempat disinggung sebelumnya, manajer paket DNF tersedia di versi ini. Ia tidak menggantikan urpmi, jadi bukan suatu masalah bagi Anda yang masih terbiasa dengan urpmi dan belum ingin memakai DNF.

Mageia

Latar belakang Mageia 6 (blog.mageia.org)

Namun, jika Anda ingin fungsionalitas lebih, disarankan untuk memakai DNF. Dengan manajer paket ini, Anda dapat menginstal paket dari Fedora COPR (Cool Other Package Repo) dan OBS (openSUSE Build Service). DNF juga mendukung standar AppStream, sehingga ia pun mendukung GNOME Software dan KDE Discover. Sebagai manajer paket GUI, bila urpmi memiliki rpmdrake, DNF memiliki dnfdragora. Mageia 6 pun kini menggunakan tema ikon yang lebih baru untuk semua perkakas bawaan, terkhusus Mageia Control Center.

Setelah lama memakai GRUB legacy, mulai rilis ini Mageia menggunakan GRUB2. Selain itu, ia juga membawa kernel Linux 4.9.35, Xorg 1.19.3, systemd 230, Mesa 17.1.4, dan Wayland 1.11.0, serta paket Mozilla Firefox 52.2.0 ESR, Chromium 57, LibreOffice 5.3.4.2, Thunderbird 52.2.1, dll. Pengembang memang sengaja meningkatkan paket-paket non-inti seperti LibreOffice ke versi paling terkini, dengan tidak melompatkan versi inti komponen lebih jauh, seperti penggunaan kernel LTS dan systemd 230.

Mulai Mageia 6, distro ini siap mendukung dan menyiapkan varian ARM baik ARMv5 dan ARMv7.

Masa dukungan Mageia 5 dan 6

Buat pengguna Mageia 5, sistem Anda akan tetap didukung pengembang hingga akhir bulan Oktober 2017. Sedangkan Mageia 6 akan didukung selama 18 bulan, sampai 16 Januari 2019, tetapi ini fleksibel, bisa saja pengembang Mageia memperpanjang dukungan nanti.

ISO Mageia 6

Mageia 6 menyediakan ISO DVD live GNOME dan KDE Plasma, masing-masing hanya mendukung 64-bit. Namun, jika Anda ingin memasang versi GNOME dan KDE Plasma 32-bit, silakan unduh DVD Classical Installer 32-bit, sebagai catatan ini bukanlan ISO live sehingga memang dimanfaatkan untuk menginstal Mageia langsung.

Apabila spesifikasi komputer Anda terbatas, Anda dapat mengunduh ISO DVD Xfce 32-bit atau 64-bit.

ISO distro ini dapat diunduh via mageia.org. Tapi, jika Anda berminat upgrade dari Mageia 5, silakan ikuti instruksi di laman wiki Mageia.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...