Muncul Petisi untuk Menjadikan KDE Plasma Sebagai Desktop Ubuntu 18.04

Pasca runtuhnya desktop Unity, Ubuntu 18.04 menjadi “rebutan” komunitas GNOME dan KDE.

Sejak awal pengumuman penghentian pengembangan Unity 8, Mark Shuttleworth selaku pimpinan pengembangan Ubuntu memastikan bahwa Ubuntu akan beralih ke GNOME, mulai versi 18.04. Meski begitu, para penggemar KDE Plasma memiliki opini kuat, Ubuntu justru lebih bagus pindah ke Plasma alih-alih GNOME.

Pertengahan bulan ini, seorang pengguna Plasma menuliskan alasan mengapa Ubuntu lebih cocok memakai KDE Plasma ketimbang GNOME. Kali ini, giliran pengguna lain bernama Derrick Gilliland, menerbitkan petisi untuk meminta Canonical menggunakan KDE Plasma sebagai pengganti Unity. Petisi yang dapat diakses di change.org ini berjudul Make KDE Plasma the default desktop for Ubuntu 18.04 instead GNOME Shell.

Hingga kabar ini ditulis, petisi ini sudah menarik 328 dukungan sejak empat hari yang lalu.

Sebagai pelengkap petisi, Gilliland juga melampirkan video dari kanal TuxDigital (bawah ini) dan tautan diskusinya di Reddit.

Besar kemungkinan, petisi ini tak akan mengubah keputusan Canonical selaku pengembang Ubuntu.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...

  • anan234

    lhah kan dah ada Kubuntu kan

    • Ary Septian Pratama

      Maksudnya Kubuntu jadi versi “resmi” Ubuntu.