OpenMandriva Lx 3.03 Meluncur, Rilis Terakhir yang Mendukung 32-bit

Dimatangkan selama empat bulan lebih, tim pengembang akhirnya meluncurkan OpenMandriva Lx 3.03. OpenMandriva merupakan distribusi GNU/Linux yang membawa semangat serta lingkungan yang sama seperti Mandriva, mudah dan ramah pengguna. Secara teknis, distribusi ini memang merupakan turunan dari Mandriva.

OpenMandriva

OpenMandriva Lx 3.03 dijanjikan sebagai rilis dengan waktu booting yang lebih cepat daripada sebelumnya, tidak hanya boot pada sistem terinstal, tetapi juga pada citra live-nya. Pengembang mengklaim, kecepatannya mengalahkan kecepatan booting BIOS.

Selain meningkatkan waktu booting yang diolah dengan systemd 234, OpenMandriva Lx 3.03 juga membawa kernel 4.13.12 dan stack grafis Mesa 17.2.3 dengan dukungan S3TC (S3 Texture Compression). Sebagai display server, rilis ini membawa Xorg 1.19.5. OpenMandriva merupakan distro yang fokus pada lingkungan KDE dan di Lx 3.03, ia menyediakan desktop KDE Plasma 5.10.5 dengan KDE Frameworks 5.39. Bagi pengguna Firefox, OpenMandriva Lx 3.03 menghadirkan Firefox Quantum.

Bersamaan dengan itu, pengembang memutuskan untuk menghapus dukungan arsitektur i586 (32-bit) mulai rilis depan, OpenMandriva 4.0. Keputusan ini menjadikan OpenMandriva Lx 3.03 sebagai rilis terakhir yang mendukung 32-bit.

Silakan kunjungi openmandriva.org jika Anda tertarik mencoba distribusi GNU/Linux berbasis RPM ini.

Bagikan:

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...