RHEL 5, CentOS 5, dan Scientific Linux 5 Masuki Masa End of Life

Red Hat

Laman Red Hat

Awal bulan April 2017 ini jadi peringatan terakhir bahwa distribusi Red Hat Enterprise Linux (RHEL) 5 sudah memasuki end of life (EOL). Para pelanggan RHEL diberi notifikasi, Red Hat Inc. tidak akan lagi menyediakan dukungan untuk versi ini mulai 31 Maret 2017 lalu.

Red Hat menawarkan add-on spesial untuk mereka yang tidak mau memutakhirkan sistemnya. Melalui laman security advisory, perusahaan ini menyatakan, “untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, Red Hat akan menawarkan opsi untuk layanan Extended Life Cycle Support (ELS) Add-On sebagai langganan yang dapat diperbarui setiap tahun. Add-On ELS ini menyediakan layanan perbaikan keamanan Critical Impact (kritis) dan perbaikan bug Urgent Priority (prioritas tinggi) untuk Red Hat Enterprise Linux 5.11 selama tiga setengah (3,5) tahun kepada pelanggan.”

Masuknya RHEL 5 ke masa EOL diikuti sistem operasi turunannya; Scientific Linux 5 dan CentOS 5. Pengumuman ini disampaikan oleh Pat Riehecky dari Fermilab (pengembang Scientific Linux) dan Johnny Hughes dari CentOS. Bedanya, dua distro ini tidak akan lagi mendukung versi 5 secara total sehingga mereka menyarankan pengguna untuk segera memutakhirkan Scientific Linux dan CentOS ke rilis terbaru.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...