Wine 2.0.1 Diluncurkan, Rilis Minor Pertama untuk Wine 2.0 Stable

Wine

Proyek layer kompatibilitas Windows untuk sistem operasi Unix-like, termasuk GNU/Linux, meluncurkan Wine 2.0.1 sebagai rilis minor pertama untuk versi stabil Wine 2.0. Rilis minor ini meluncur terpaut hampir dua bulan sejak kehadiran versi mayor stabil tersebut.

Sebagai rilis minor, Wine 2.0.1 hanya membawa perbaikan bug, termasuk crash pada open dialog saat folder desktop berada di path Unicode dan tidak bisa ditampilkan di locale aktif. MessageBox yang selama ini tidak bisa menampilkan kata terakhir setelah ‘&’ juga sudah diperbaiki.

Perbaikan lain juga ditemukan pada DX Library yang tidak dapat memainkan berkas MP3 dengan extra header tertentu serta pembenahan implementasi fungsi msvcr120.dll.fesetenv. Bagi pengguna kartu grafis Nvidia GeForce GT 525M, kini Wine sudah mendeteksi kartu ini dengan benar alih-alih menampilkan sebagai Nvidia GeForce GTX 470.

Selain itu, Wine 2.0.1 juga memperbaiki dukungan game Need For Speed Most Wanted, New Marvel Heroes 2015, UE4, serta aplikasi Wine Notepad, Nanocad, Winamp, WOLF RPG Editor, Acid Pro Trial 7.0e, Piriform Speccy 1.3, dan lain sebagainya.

Untuk melihat catatan perubahan lengkap, silakan simak tautan ini. Source code Wine 2.0.1 bisa Anda dapatkan di repositori Wine (unduhan langsung). Namun, jika Anda tak ingin direpotkan dengan kompilasi sendiri, tunggu saja kehadiran versi baru ini di repositori GNU/Linux Anda.

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...