Ada Peningkatan pada Unity8 dari UBports, Proyek Yunit Vakum Sejak Oktober 2017

Komunitas UBports beberapa waktu yang lalu mengunggah video mengenai perkembangan desktop environment Unity8.

Bulan April 2017, UBports menyampaikan, mereka sangat yakin dengan masa depan teknologi konvergensi sehingga mem-fork Unity8 dari Canonical merupakan hal yang tepat untuk mewujudkan teknologi tersebut. Hampir satu tahun sejak saat itu, UBports terus menyibukkan diri dan terus bereksperimen dengan Unity8 di lingkungan Ubuntu Touch maupun desktop.

Di video yang diunggah oleh pengembang, UBports memamerkan keadaan Unity8 terkini yang mendukung XMir dengan lebih baik pada beberapa aplikasi, termasuk peramban Google Chrome. XMir sendiri merupakan layer kompatibilitas X berbasis XWayland.

Setelah ini, UBports akan menghadirkan Anbox, perangkat lunak untuk menjalankan aplikasi Android pada sistem operasi GNU/Linux, ke Ubuntu Touch. Laporan mengenai hal ini bisa dibaca di kabar sebelumnya.

Sementara itu, fork Unity8 lainnya, Yunit, masih vakum. Commit terakhir terjadi pada bulan Oktober 2017. Yunit merupakan proyek yang fokus pada lingkungan desktop, berbeda dari Unity8 UBports yang fokus pada lingkungan konvergen.

Bagikan:

Ramdziana F Yustitianto

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana

You may also like...